Bintang Kejora Warnai Pembukaan Kongres

JUBI --- Bendera bintang kejora mewarnai pembukaan Konggres Rakyat Papua III yang berlangsung siang tadi, Senin (17/10) dilapangan Zakehus Abepura, Jayapura, Papua. Bendera julukan fajar pagi itu dikibarkan oleh penari sampari dari Biak.

Dari pantauan tabloidjubi.com, sebelum pembukaan konggres, para penari dari berbagai daerah dipersilahkan membawakan tarian adat yang sudah disiapkan dilapangan terbuka. Sejumlah penari maju menampilkan tariannya. Diantaranya, tarian teluk Cenderawasih dari Serui dan tarian sampari dari Biak.

Ketika belasan penari sampari menampilkan tariannya, salah seorang penari langsung mengibarkan Bendera Bintang Kejora (BK) ditengah tarian. Kobaran BK yang diikat dengan sebilah kayu berukuran lima meter itu berkibar diudara hampir sekitar lima menit. Namun, tidak mengganggu jalannnya kegiatan.

Saat BK dikibarkan dengan sebilah kayu, dengan serempak para peserta konggres yang memadati lapangan Zakheus meneriakan yel-yel �Merdeka.� �Papua� Merdeka, Merdeka,� teriak para peserta. �Bendera ini merupakan rasa ungkapan dan simpati serta seni dari kami,� ujar salah seorang penari sampari yang enggan menyebutkan indentitasnya ditengah pegelaran tarian.

Ketua panitia konggres III, Selvius Bobii saat dikonfirmasi mengatakan, BK yang dinaikkan saat pembukaan KRP III itu hanya merupakan seni. Bagi rakyat Papua, tindakan itu merupakan bentuk apresiasi atas tanah Papua. �Itu hanya ungkapan seni dari para penari. Terutama penari sampari,� kata Bobii kepada pers.

Hal serupa juga disampaikan, Marthen Baransano, koordinator humas KRP III. Selanjutnya, Baransano mengelak pertanyaan lainnya dari wartawan terkait BK tersebut. �Nanti hubungi ketua dan sekretaris panitia untuk tanyakan terkait bendera ini. Saya tidak bisa banyak berkomentar karena sudah ada pembagian tugas,� imbuhnya. (JUBI/Musa Abubar)
Kalau suka, tolong klik "like/suka" di bawah ini:

Related : Bintang Kejora Warnai Pembukaan Kongres