�Mengapa Pemimpin Kami Ditahan�

JAYAPURA-Ternyata proses persidangan kelima terdakwa kasus maker,  Forkorus Yoboisembut Cs, yang berlangsung selama kurang lebih satu jam lebih, diwarnai demo oleh para pendukung kelima terdakwa.

Zeus Ayemi yang mengaku sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjend) dari Negara Federal Republik Papua Barat (NFRPB) wilayah Teluk Bintuni dalam aksinya bahwa Bangsa Papua Barat merdeka itu merupakan hak mutlak bagi rakyat Bangsa Papua Barat dan penyelesaiannya secara hukum dunia Internasional atau PBB, Indonesia dan Papua Barat bersama-sama menghadap ke PBB untuk menyelesaikan segala permaslahan yang terjadi diatas Tanah Papua Barat.

 Seus Ayemi (pakai dasi) Koordinator Aksi Demo Usai Sidang Perdana Kasus Makar.
 Seus Ayemi (pakai dasi) Koordinator Aksi Demo
�Kami meminta kepada Pemerintah Republik Indonesia (RI), agar melepas kelima terdakwa yang merupakan pemimpin bagi bangsa Papua dan Negara Federal Republik Papua Barat (NFRPB) dan kami tidak menginginkan adanya dialog maupun solusi dari Jakarta kepada Bangsa Papua Barat, yang kami anggap itu sama saja dengan suatu ankesasi agar Negara Papua Barat tetap berada didalam Negara Kesatuann Republik Indonesia,� katanya.

�Mengapa pemimpin-pemimpin kami ditahan dan dalam kapasitas apa pemimpin kami ditahan, pemimpin kami tidak melakukan suatu tindak makar, dikarenakan ini merupakan murni dari rakyat Bangsa Papua dan rakyat NFRPB untuk berdaulat serta merdeka yang merupakan impian dari kami yang sudah lama kami inginkan untuk keluar dari NKRI,� tanyanya. �Indonesia dengan dasar apa harus menahan dan memenjarakan mereka serta mengadili mereka, itu dengan dasar apa, ini yang menjadi pertanyaan besar bagi kami mengapa yang bukan seorang warga Indonesia (Rakyat Bangsa Papua) harus diadili dengan menggunakan hukum Indonesia

Lanjutnya, yang kami ingin tanyakan mengapa rekan-rekan kami ditahan dan dalam kapasitas apa mereka ditahan, apa kesalahan yang telah mereka lakukan, mereka itu merupakan rakyat Bangsa Papua Barat dan juga sebagai pemimpin-pemimpin Bangsa Papua Barat, Indonesia atas dasar apa menahan dan memenjarakan mereka, apalagi sampai mereka diadili itu dengan dasar apa.

�Layak kah pemilik kebun dituduh sebagai pencuri, ini yang dilakukan oleh Indonesia menuduh dan menangkap maupun memenjarakan pemimpin kami yang merupakan pemilik sah atas Tanah Papua Barat dengan kasus makar, untuk berpisah dari NKRI, itu kami anggap tidak manusiawi sekali perlakuan Indonesia dengan para pemimpin-pemimpin kami,� tandasnya. (CR-36/don/l03).
Kalau suka, tolong klik "like/suka" di bawah ini:

Related : �Mengapa Pemimpin Kami Ditahan�

Kunjungi dan follow juga link dibawah ini: