5. Belajar dari dewan lokal di Australia New Guinea

Dalam membentuk komunitas-komunitas lokal, yang dikelola oleh dewan-dewan lokal, dimanfaatkanlah pengalaman dari Nieuw Guinea Australia. Pada 6 November 1957 di Canberra, Australia dan Belanda menandatangani dan mengumumkan sebuah deklarasi gabungan kerjasama administratif yang lebih besar antar kedua negara dalam pengembangan kedua bagian pulau New Guinea. Menyusul kemudian Gubernur Jan van Baal (gubernur ke- 2 Nederlands Nieuw Guinea) mengunjungi Nieuw Guinea Australia pada November 1957 (kemudian menjadi Papua New Guinea � Papua Nugini). Dewan desa, demikian sebutannya, ternyata lebih berupa dewan distrik bukannya dewan desa dan kegiatannya terutama dipusatkan untuk membela kepentingan materi penduduk. Mempromosikan swadaya masyarakat dengan persuasi dan tekanan hukum legal memiliki hasil yang mengesankan, terutama di bidang pembangunan jalan dan perkenalan penduduk akan tanaman kakao dan kopi. Van Baal tersentuh oleh kesederhanaan pendekatan dari semua pemerintah Australia dan ingin menerapkan pendekatan mereka dalam perencanaan pembangunan di bagian Belanda. Ia sarankan agar mengutamakan dan menomorsatukan �auto-aksi� dari masyarakat.

Tak lama kemudian, pada bulan Maret 1958, resident  H. Veldkamp dari Teluk Geelvink, disertai oleh beberapa anggota orang Papua yang merupakam anggota Penasehat untuk kepulauan Schouten  dan Japen, kembali berkunjung ke Wilayah Papua New Guinea. Juga Veldkamp dan rombongannya terkesan tapi juga bersikap kritis. Veldkamp menunjukkan bahwa perubahan nama  dewan  dari ( �Native Local Government Councils � Dewan Pemerintah Daerah Pribumi�) mengindikasikan bahwa pemerintah daerah ini untuk dan oleh para �pribumi�, orang Papua, itu. Dalam usaha untuk membentuk dewan penasihat daerah di wilayah  Nederlands Nieuw Guinea maka tidak hanya orang Papua, tetapi semua penduduk wilayah (orang Indonesia, Cina, Belanda) harus terlibat. Veldkamp mengisyaratkan kepada tingkat pengawasan tinggi oleh pemerintah Australia: para dewan itu dalam kenyataannya sangat sedikit menerima batas kekuasaan. Hampir semuanya tunduk pada pengawasan atau persetujuan oleh pejabat pemerintah Australia. Meskipun demikian, orang bisa belajar banyak dari cara berfungsinya.


Ketika Van Baal tinggal di Nederland pada awal tahun 1957, ia mendengar dari menteri kabinet bahwa sesungguhnya kabinet menginginkan untuk sesegera mungkin melihat  terbentuknya beberapa komunitas independen. Fase percobaan yang telah dilakukan dengan dewan penasihat yang hanya memiliki kemampuan menasihati, definitif sudah berlalu.
Kalau suka, tolong klik "like/suka" di bawah ini:

Related : 5. Belajar dari dewan lokal di Australia New Guinea