Sejauh Mana Pembangunan Papua selama terintegrasi ?

Selama terintegrasi dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia ada banyak hal memang telah dibangun, banyak perubahan telah terjadi dan dibuat selama masa-masa itu. Namun jika kita cermati dengan baik lajunya perubahan pembangunan inipun sebenarnya memiliki banyak persoalan di awal.
Berbagai persoalan itupun ada yang sudah terselesaikan dengan baik dan ada pula yang belum sama sekali. Contohnya seperti pembukaan hutan untuk daerah transmigrasi, pembukaan hutan untuk penanaman kelapa sawit dan pembangunan perkantoran dan lain sebagainya.
Hal-hal yang terjadi ini akhirnya berdampak pada saat era demokrasi maka masyarakat terus saja melakukan tuntutan.
Awal-awal tuntutan masih secara niat baik dengan menghadap pihak terkait dan sebagainya namun ketika tak ada respon maka aksi pendudukan, aksi pemalangan hingga aksi brutal lainnya. Aksi- aksi dari masyarakat ini kemudian harus berhadapan dengan aparat penegak hukum, aparat keamanannegara. Jika keadaan yang terjadi semakin parah maka jadilah korban-korban baik di masyarakat maupun di aparat keamanan.
Apa  yang terjadi ini bukan hanya di Papua saja tetapi hampir di semua daerah di Indonesia. Banyaknya konflik, banyaknya tindkan kriminal ini juga menunjukan sebuah ketidakmampuan pemerintah negara dalam mengurus dan menjamin hak-hak rakyatnya, menjamin keamanan masyrakatnya.
Cita-cita dasar dari sebuah bangsa adalah bagaimana mensejahterakan rakyatnya, bagaimana semua rakyatnya mendapatkan rasa adil yang seadil-adilnya. Namun bila cita-cita dasar tersebut sulit di dapat, sulit dicapai haruskah dipertahankan keutuhannya ?
Kembali ke konteks Papua selama terintegrasi, masih banyak hal yang kurang, ada banyak hal yang tidak sesuai dan masih lebih banyak lagi yang lainnya.
                Dari segi pembangunan secara kasat mata ada, tetapi secara batin untuk untuk pembangunan tidak ada, yang ada hanyalah menguras kekayaan alamnya, mengeruk keuntungan dari hasil alamnya dan membiarkan rakyat papua tetap dengan ketertinggalan, tetap dengan ketergantungan, tetap dengan rasa asing dinegerinya sendiri dan mendatangkan serta menghadirkan berbagai persoalan yang terjadi.
                Akhirnya integrasi Papua ke dalam Negara Kesatuan ini akan terlepas, Papua akan berdiri sebagai sebuah bangsa, sebuah negara baru yang juga menjalani kehidupan baru. (PH)

Kalau suka, tolong klik "like/suka" di bawah ini:

Related : Sejauh Mana Pembangunan Papua selama terintegrasi ?