Mahasiswa Papua persoalkan Merah Putih

IPOSnews, 22/3 (Yogyakarta) Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) menyatakan Papua bukan merah putih 

  melainkan Bintang Kejora.

Karenanya, menurut juru bicara AMP, Monggar, kedaulatan Papua perlu diakui oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa dan Indonesia.
�Kami minta Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) dan Indonesia segera mengakui kedaulatan negara Papua Barat. Papua bukan Merah Putih, Papua Bintang Kejora,� kata Monggar di sela-sela aksi AMP di Bundaran Universitas Gajah Mada, Yogyakarta, hari ini, 22 Maret 2012.
Menurut Monggar, pemerintah harus menghentikan pengiriman militer dalam hal ini TNI/Polri organik dan non-organik ke Tanah Papua.
�Hentikan pengiriman militer ke Papua,� kata dia.
Ia menilai, PBB terlibat dalam proses pemangkasan hak-hak demokratis rakyat Papua untuk menentukan nasib sendiri sebagai sebuah negara bangsa. Hal ini, menyebabkan pelanggaran hak asasi manusia berat.
Selain itu, kata Monggar, Persetujuan New York antara Indonesia dan Belanda cacat secara hukum.
�Kami menilai persetujuan tidak sah baik secara yuridis dan moral,� kata dia.
AMP juga menuntut Pemerintah segera menarik produk politik seperti otonomi khusus, pemekaran wilayah dan Unit Percepatan Pembangunan Provinsi Papua dan Papua Barat (UP4B).
�Kebijakan produk politik tidak akan mampu memadamkan keinginan rakyat Papua untuk berdiri sebagai sebuah negara,� tandasnya.
(I-kp/kc). Sumber : posnews.com
Kalau suka, tolong klik "like/suka" di bawah ini:

Related : Mahasiswa Papua persoalkan Merah Putih