Orasi dari Mahasiswa Papua

Aksi Bersama Front Perjuangan Rakyat (FPR)

Hidup Pemuda mahasiswa !

Kawan-kawan hari ini kita di bawah terik matahari titik nol, kita berkumpul untuk menyatakan sikap kita Tolak kenaikan BBM. Rezim SBY Boediyono telah menaikan BBM dan kita bersama rakyat menyatakan sikap untuk menolak kenaikan tersebut.
Indonesia bukan Negara yang miskin, dari sabang sampai merauke, atau dari Papua sampai Sumatera kita kaya dengan kekayaan alam. Kita punya tambang emas, perak minyak, gas; kenapa kita harus miskin?.

Banyak gejolak di tanah air kawan-kawan, mulai dari sumatera hingga papua. Banyak aksi-aksi massa yang menyatakan sikap menolak kenaikan BBM. Kta pemuda mahasiswa sama sekali tidak punya alasan untuk duduk diam. Mahasiswa pemuda sebagai pelopor perjuangan rakyat harus maju bersama rakyat memperjuangkan kepentingan rakyat. Itu adalah tanggung jawab kita.

Hari ini, mungkin di pulau Jawa kenaikan BBM akan sampai Rp.5000 atau Rp.6000; pada kesempatan ini perlu saya sampaikan kepada seluruh kawan-kawan bahwa kami di Papua, harga bensin per liter sudah mencapai  Rp.70.000. itu di tengah kota kota, belum lagi daerah pemekaran. Daerah-daerah pemekaran baru harga bensin 1 liter sudah mencapai  Rp. 125.000. Padahal kita tahu, bahwa   sorong dan bintuni menghasilkan ribuan bahkan milyar per tahun.


play Vidio :

Sambungan:


Kenapa kita harus beli minyak kepada perusahaan asing dengan harga mahal padahal kita punya bahan minyak mentah.

Kawan-kawan, tidak ada alasan bagi kita untuk menerima; sama sekali tidak ada alasannya, rakyat manakah yang hatinya tidak tergetar marah! Ketika pemimpin yang dipilih dengan suara dan tangannya sendiri kini memihak kepada perusahaan asing dibandingkan rakyatnya. Rakyat manakah yang tidak akan memberontak?. Masih banyak rakyat yang melarat di bawah kolong jembatan.

Banyak kawan-kawan mahasiswa Papua yang hari ini ada di pulau Jawa tidak bisa menikmati pendidikan  karena dibiarkan oleh pemerintah tanpa beasiswa padahal kami punya kekayaan alam yang sangat  kaya.

Kawan-kawan, pemuda mahasiswa yang sangat saya hormati; pada kesempatan ini juga, seperti yang sudah saya katakan tadi. Sikap-sikap rezim-rezim sejak rezimnya Suharto hingga rezim sby budiyono yang jelas-jelas sudah menunjukan sikap-sikapnya yang pro asing ini membuat kami rakyat papua sama sekali tidak memiliki alasan untuk tunduk tertindas  di bawah rezim imperialis. Salah satu solusi untuk kami adalah hak menentukan nasib sendiri bagi rakyat Papua. Itu adalah bagian dari hak asasi manusia.
Jadi kawan-kawan tidak ada alasan untuk hidup dibawah rezim ini. Tidak ada!.

Terima kasih kawan-kawan, hanya ada satu kata �Lawan!�  
Kalau suka, tolong klik "like/suka" di bawah ini:

Related : Orasi dari Mahasiswa Papua