UP4B Bicara Papua di Belanda

JAKARTA (PAPUA POS) - Untuk membuka wawasan masyarakat internasional, khususnya warga Belanda tentang penduduk Papua, Unit Percepatan Pembangunan Provinsi Papua dan Papua Barat (UP4B) mengadakan kunjungan ke Belanda. Dalam kunjungan yang dilakukan pada 27 Februari hingga 3 Maret 2013 itu, UP4B mengadakan dialog dengan parapihak terkait upaya yang telah dilakukan pemerintah, khususnya UP4B, dalam upaya percepatan pembangunan Provinsi Papua dan Papua Barat.
Foto/Ils By paschall

Juru Bicara dan Asisten Ahli Kepala UP4B, Amiruddin Alrahab dalam siaran pers kepada Jurnal Nasional, Selasa (5/03) mengatakan, kunjungan dipimpin langsung Kepala UP4B, Bambang Darmono. Selama kunjungan, delegasi bertemu dengan berbagai pemangku kepentingan di Belanda yang memiliki minat di Papua, termasuk Menteri Luar Negeri Frans Timmermans. Delegasi juga mengadakan pembicaraan dengan anggota parlemen, LSM, akademisi, dan berbicara pada sebuah diskusi meja bundar di Clingendael Academy, Netherlands Institute of International Relations.

�Dalam pertemuan Kepala UP4B menyampaikan informasi mengenai perkembangan situasi Papua dan perkembangan percepatan pembangunan,�ujar Amiruddin.

Amiruddin mengatakan, Menlu Belanda memberikan apresiasi atas capaian kerja UP4B. �Menlu Belanda juga menyampaikan bahwa Indonesia merupakan negara penting bagi Belanda. Dalam percepatan pembangunan Papua, Menlu Belanda menyampaikan diperlukan transparansi agar informasi yang keliru mengenai Papua bisa perbaiki segera,�ujar Amiruddin.

Ia mengatakan, berbagai pemangku kepentingan diharapkan dapat menghargai tantangan dalam mengembangkan Papua, dan mendapat informasi tentang kebijakan pro-rakyat serta upaya yang dilakukan untuk meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan rakyat di Papua.

Ditambahkannya, Menteri Luar Negeri Belanda dan pemangku kepentingan lainnya menyambut baik kunjungan Kepala UP4B dan informasi faktual dalam pertemuan tersebut. �Informasi tersebut diperlukan untuk menghindari persepsi yang salah tentang apa yang telah terjadi di Papua,�ujarnya.

UP4B didirikan pada akhir tahun 2011 dengan mandat untuk mengkoordinasikan, mensinergikan, memfasilitasi, memantau dan mengevaluasi pelaksanaan program percepatan pembangunan di provinsi Papua dan Papua Barat. Dalam menjalankan tugasnya, Unit menekankan lima bidang fokus, yaitu:

(i) pembangunan infrastruktur dasar, 
(ii) promosi program pengentasan kemiskinan, 
(iii) meningkatkan kualitas pendidikan, 
(iv) meningkatkan pelayanan kesehatan, dan
(v) memastikan pelaksanaan dan efektifitas kebijakan affirmative action.

�Pembentukan Unit merupakan cerminan dari komitmen Pemerintah dalam melakukan pendekatan kesejahteraan dalam mengatasi tantangan di Papua dan menciptakan kebijakan yang menguntungkan terhadap kebutuhan masyarakat di Papua (pro-rakyat),�ujar Amiruddin.(fsh)


Sumber : Papuapos
Kalau suka, tolong klik "like/suka" di bawah ini:

Related : UP4B Bicara Papua di Belanda

Kunjungi dan follow juga link dibawah ini: