Haruskah Berdiam ?

Generasi bangsa yang inginkan kebebasan diatas negerinya sendiri, tak harus berdiam dan membiarkan semua terjadi. Apalagi saat ini penjajah dengan leluasa mengatur dan mengelola dengan berbagai alasan mengejar kemajuan, mempercepat proses pembangunan yang notabene bukan untuk dinikmati dan dirasakan oleh rakyat kita tetapi untuk kepentingan kaum kolonial itu sendiri.
Lihatlah betapa terbuka peluang, para imigran yang terus masuk dan bertambah, hari lepas hari semakin membludak. Satu kapal putih yang masuk saja sudah pasti ada para imigran gelap yang berdatangan. Yang sangat berbanding terbalik dengan warga papua yang keluar dan merantau ke wilayah para imigran yang datang ke Papua itu. Suatu saat nanti dan mungkin saja sudah terjadi, Para imigran menjadi tuan tanah diatas tanah air kita. Dan kita hanyalah menjadi budak-budak dari mereka.
Haruskah berdiam ? besok tepat 50 Tahun pendudukan indonesia diatas wilayah kedaulatan negara kita, diatas wilayah hak ulayat dan hak adat kita. Diatas negeri kita yang saat ini masi diduduki, 1 Mei 1961 - 1 Mei 2013, terlalu banyak pelanggaran yang terjadi.
Dengan berbagai alasan atas nama persatuan mereka paksakan kita, untuk akui berbangsa yang satu tetapi jelaslah kita bangsa yang berbeda. Kita bangsa Papua. 
Haruskah Berdiam ? para pendahulu, kaum intelektual muda dahulu sudah membuat dan membangun dasar negara kita, sudah seharusnya kita sebagai generasi penerus melanjutkan perjuangan itu. Kita harus akhiri pendudukan ini. 
Buat kawan kawan yang sudah terlibat aktif tetap menjaga posisi semangat itu dan buat kawan-kawan yang masih takut dan ragu, jangan berdiam. Pilihan itu ada pada tiap generasi Papua. Ikut terlibat sebagai sebuah kesadaran akan bangsa dan negara atau berdiam dan malastau karena pengecut dan ingin  tetap menjadi hamba dari para penjajah. 
Ini saatnya kita yang muda bangkit dengan satu gerak dan satu langkah untuk melawan. Aksi-aksi perlawanan. 
"Jangan buat pendahulu merasa malu dan anak cucu menjadi bertanya, mengapa kami di jajah berabad-abad. Dimana surga bumi yang kini tinggal nama"

 Akhir kata, selamat menyambut 50 Tahun Aneksasi, 50 Tahun Penjajahan .

Thanks

Phaul Heger

Kalau suka, tolong klik "like/suka" di bawah ini:

Related : Haruskah Berdiam ?