Konflik Demokrasi Papua

Hanya karena sepanggal kalimat DEMOKRASI RAKYAT PAPUA BARAT - pemerintah Indonesia telah, sedang masih akan ciptakan konflik kekerasan militer di tanah airnya rakyat Melanesia - Papua Barat.

Aktifitas pemimpin-pemimpin politik bersama saudara/i mahasiswa lainnya dalam kota resim Soeharto sejak 1988, 1989, 1990, 1991 terus lanjut sampai sekarang era reformasi masih terus didapati dan rakyat Papua Barat dan aktifistnya masih terus mengalami situasi dimana senantiasa menjadi tegang kalau ada AKSI DEMOKRASI DAMAI YANG DIPERJUANGKAN SAUDARAI AKTIFIST BERSAMA RAKYAT PAPUA BARAT.

Diera perkembangan teknologi sekarang seharusnya pemerintah penguasa Indonesia menyadari bahwa 50 tahun ini bukan lagi disebut negara pemerintah otoriter ? ATAUKAH masih ingin dinilai oleh rakyat Papua Barat bahwa pemerintah Jakarta adalah negara DIKTATOR yang sama persis dengan pemerintahan OTORITER.

Hargailah perjuangan demokrasi rakyat Papua Barat, bukan harus kedepankan kekerasan militer.

Kiranya pemerintah Amerika Serikat dapat menyingkapi situasi demokrasi merdeka rakyat Papua Barat ditanah air sehingga rakyatnya tidak harus mesti hidup dibawah tempurung kekerasan militer Indonesia yang membunuh demokrasi itu sendiri.
Herman Wainggai
Kalau suka, tolong klik "like/suka" di bawah ini:

Related : Konflik Demokrasi Papua

Kunjungi dan follow juga link dibawah ini: