Seorang Nelayan Tewas Ditembaki Usai Mencari Ikan

Ditembaki Usai Mencari Ikan di Perairan Kofiau Raja Ampat

SORONG. �Seorang nelayan asal pulau Ram Kota Sorong, tewas de­ngan luka tembakan di punggung atas bagian kanan. Korban, La Bila (17) menghembuskan nafas terakhir­nya saat dalam perjalanan pulang usai menangkap ikan di perairan Kofiau Kabupaten Raja Ampat. Nyawa korban tak tertolong lagi akibat terkena timah panas yang dihamburkan kelompok penyerang yang belum dike­tahui identitasnya, mengenai pung­gungnya. Jenazah korban sempat dilarikan ke RSUD Sorong guna divisum demi kepentingan penyelidikan.
Kejadian penembakan yang dialami korban, terjadi di perairan Kofiau Kabupaten Raja Ampat, Jumat (3/5) sekira pukul 14.00 WIT. Jenasah korban dievakuasi temannya ke Sorong dengan menggunakan pe­rahu longboat yang digunakan untuk mencari ikan, dan tiba sekira pukul 21.00 WIT, semalam. Setibanya di dermaga Lido Kampung Baru, jenazah korban dijemput sanak saudara untuk dibawa ke RSUD Sorong, selanjutnya dibawa ke kamar mayat RSUD guna dilakukan proses visum dan otopsi. Sementara itu, saksi yang mengetahui kejadian penembakan tersebut, langsung dimintai keterangannya di Polsek Kawasan Pelabuhan.
foto/ilustrasi kompas

Pantauan Koran ini, Kapolres Sorong Kota, AKBP Gatot Aris Purbaya,S.IK, tampak terjun langsung ke dermaga Lido bersama-sama keluarga menjemput jenasah. Kapolres didampingi Kabag Ops, Kompol Slamet Haryono,SH dan Kasat Polair Iptu, Berisky P. Gama Putra, mengawal kendaraan yang membawa jenasah. Setibanya jenasah di kamar mayat RSUD Sorong, Kapolres langsung mengajak saksi-saksi ke Polsek Kawasan Pelabuhan sekaligus untuk dimintai keterangannya. Kejadian tewasnya nelayan asal pulau Raam tersebut cepat menyebar dan membuat banyak warga mendatangi RSUD Sorong untuk memastikannya. Terlihat Ketua KKST, Wa Ode Nurhaya Umar juga langsung turun ke RSUD Sorong menemui warganya.
Ditemui Koran ini, AKBP Gatot Aris Purbaya,S.IK membenarkan adanya jenasah nelayan pulau Raam yang mengalami luka tembak di bagian punggung yang dibawa ke RSUD Sorong. Kejadian tewasnya korban tersebut masih dalam proses penyelidikan pihaknya dengan memintai keterangan saksi-saksi yang tak lain teman korban mencari ikan di perairan Kofiau Raja Ampat. “Sementara kita sedang memintai keterangan saksi-saksi untuk mengungkap kasus ini. Menurut pengakuan saksi, kejadian itu (Penembakan) pada saat mereka sedang dalam perjalanan pulang, dan dari arah belakang muncul speed yang langsung mengeluarkan tembakan dan mengenai satu orang (Korban,red) di bagian punggung. Mengenai siapa pelakunya, kita masih coba mendalaminya,” tutur Kapolres yang ditemui koran ini, semalam.
Dikatakannya, dari keterangan saksi, kronologis kejadian itu bermula saat korban bersama enam temannya dalam perjalanan pulang usai mencari ikan. Longboat yang saat itu berada di muara pulau Kofiau, tiba-tiba dikejar speed yang diduga mengangkut lima orang, satu diantaranya membawa senjata api. Longboat yang ditumpangi korban dan teman-temannya dihujani tembakan sekitar tujuh kali. Satu tembakan menenai korban yang saat itu bertindak sebagai motoris atau driver longboat dua mesin tersebut. Korban yang mengalami luka tembak di bagian punggung atas pun tewas. Usai menghujani tembakan, speed penyerang tersebut langsung memutar arah meninggalkan longboat yang ditumpangi korban bersama saksi-saksi. Saksi pun langsung melanjutkan perjalanan pulang dengan satu teman mereka yang sudah tidak bernyawa.
Pengakuan saksi-saksi yang dimintai keterangannya di ruang Polsek Kawasan Pelabuhan, bermula pada Rabu (1/5) sekira pukul 02.00 WIT, saksi La Aru (35) bersama enam orang lainnya termasuk korban, turun berlayar untuk mencari ikan dengan cara menggunakan bom ikan. Tujuan ketujuh nelayan pulau Raam ini yakni ke perairan pulau Kofiau. Sesampainya di perairan Kofiau, mereka langsung bekerja melakukan penangkapan ikan pada Kamis (2/5) sore hari hingga Jumat (3/5) siang setelah mengumpulkan hasil pencarian dan setelah menyelesaikan makan siang, para nelayan ini berniat pulang membawa hasil tangkapan. Naas, saat keluar dari perairan pulau Kofiau dan tiba di muara Kofiau, dari arah belakang muncul speed yang mengejar mere­ka. Dari jarak beberapa puluh meter dari atas speed yang diduga mengangkut sekitar lima orang satu diantaranya dilengkapi senjata, mengeluarkan tembakan. Saksi mendengar seekitar tujuh kali bunyi tembakan dan satu tembakan diantaranya yakni pada tembakan terakhir, mengenai punggung korban. “Sementara kita belum mengetahui secara pasti identitas pelakunya. Kita sedang lakukan penyelidikan dan mendalami kasusnya, masih dalam proses pemeriksaan saksi-saksi,” terang Kapolres. Pa
ntauan Koran ini, enam saksi yang tak lain rekan korban, semalam masih menjalani pemeriksaan penyi­dik kepolisian Polsek Kawasan Pelabuhan Sorong. (reg) 

Sumber : Radar Timika
Kalau suka, tolong klik "like/suka" di bawah ini:

Related : Seorang Nelayan Tewas Ditembaki Usai Mencari Ikan

Kunjungi dan follow juga link dibawah ini: