Pemuda Skanto Tuntut Kasus Kematian Ricky Diungkap

Jangan Stigma Warga

Wilhelmus YokuJAYAPURA - Wakil Ketua I Lembaga Adat Perbatasan RI-PNG, Kabupaten Keerom, Wilhelmus Yoku, sangat menyesalkan adanya tindakan main hakim sendiri oleh oknum aparat kepolisian yang bertugas di Polres Keerom terhadap salah seorang pemuda di Kampung Skanto, Distrik Skanto, yang menjadi korban penikaman karena dikira sebagai anggota TPN/OPM.
�Saya sangat menyesal dengan adanya tindakan dari aparat keamanan yang dalam hal ini pihak kepolisian, karena belum ada titik temu dan belum ada jawaban yang pasti terkait kasus penikaman yang menimpa adik kami, yang terjadi 19 Oktober 2013 atas nama Ricky yang  diduga dilakukan oknum polisi anggota Polres Keerom,�ujarnya kepada wartawan di Abepura, Kamis (28/11).
Dikatakan, peristiwa yang menimpa Ricky didasarkan pada anggapan bahwa korban yang adalah putera asli Skantomerupakan bagian dari organisasi TPN/OPM yang menentang negara. Padahal korban ini adalah seorang pelajar SMU.
�Kebetulan dia sedang libur sekolah, sehingga datang berkunjung kesitu kemudian ketemu teman-temannya dan mereka minum miras kemudian terjadi keributan.  Aturannya kan kalau dia mabuk harusnya dipanggil, dirangkul dan ditanya baik-baik apa persoalannya sehingga ribut-ribut. Tapi mereka malah diserang duluan,�ujarnya.
Untuk itu pihaknya menuntut supaya Polres Keerom segera mengungkap kasus yang menimpa Ricky. Selain itu selaku Wakil Ketua I lembaga adat wilayah perbatasan ,pihaknya juga meminta agar semua pos-pos  penjagaan yang terdapat di wilayah Skanto, bahkan di seluruh Keerom agar ditiadakan.
�Selain itu tuntutan ganti rugi senilai dua miliar dalam dalam waktu dekat kalau tidak diselesaikan maka saya sebagai wakil ketua lembaga adat, mau tegaskan bahwa kami akan ambil tindakan. Sehingga saya sangat mengharapkan bahwa pihak penegak hukum secara jujur mengungkap kasus ini dengan baik,�terangnya.
Menurutnya, terkait kasus yang menimpa Ricky, pihaknya sudah mengkonfirmasi kepada penegak hukum bahwa yang menjadi korban penikaman ini bukanlah anggota TPN/OPM dan dia hanyalah seorang pelajar.
�Lalau kenapa ditikam? Hanya karena ada indikasi sekelompok gerombolan bersama mereka? Maka ini saya tegaskan tidak benar sama sekali, itu omong kosong . Saya minta bukti minta fakta agar masalah ini harus selesai ditahun ini . Karena  tanggapan dari pihak Polres setempat dikatakan bahwa pelakunya sudah ditahan, akan tetapi kami tidak tahu apakah ini betul atau tidak kami tidak tahu. Kami sebagai warga dan juga pihak keluarga buta sama sekali terkait penanganan kasus ini,�ungkapnya.
Wilhelmus berujar, Polisi seharusnya tahu bagaimana kondisi warga disana, dan jangan hanya karena ada indikasi lalu melakukan tindakan seperti itu. Supaya persoalan ini dapat selesai dengan baik, pihak penegak hukum diminta untuk segera memperjelas penanganan kasus penikaman yang menimpa Ricky.
�Jangan stigma kami orang Papua seperti itu,sehingga kalau masalah ini tidak selesai maka saya Wilhelmus Yoku siap mengambil tindakan. Sebelumnya sudah sering kejadian semacam ini berulang kali terjadi kepada masyarakat kami di Skanto dan dikatakan bahwa masyarakat itu OPM dan punya senjata, sehingga kemudian dilakukan penindasan.  Semua pejabat sudah tahu persoalan yang terjadi di Kampung Skanto tapi selalu mereka katakan bahwa masalah ini adalah hal yang sepele. Padahal hal ini tidak demikian,�katanya.
Ia menambahkan, pihaknya adalah warga yang membela negara, dan tidak hanya sebatas itu, beberapa putra terbaik disana telah dikirim untuk mengikuti tes masuk anggota TNI. Hasilnya, beberapa diantaranya sudah diterima menjadi anggota TNI.
�Hal ini kami lakukan semata-mata agar jangan pemuda ini dicuci otaknya oleh hal-hal yang tidak baik.   Kami mencintai republik ini, tapi kalau oknum-oknum tertentu ingin buat kami menderita , maka kami akan bereaksi. Selama ini kami mungkin diam, tetapi lihat saja nanti apabila kasus yang menyebabkan kematian adik kami tidak diselesaikan, maka kami akan bertindak,�ancamnya. (art/don/lo2)

sumber : www.bintangpapua.com
Kalau suka, tolong klik "like/suka" di bawah ini:

Related : Pemuda Skanto Tuntut Kasus Kematian Ricky Diungkap

Kunjungi dan follow juga link dibawah ini: