Fakfak, 1 Desember Aman Terkendali

Situasi dan kondisi hari ini di kota Fakfak, relatif aman terkendali.  Tidak nampak aksi-aksi seperti beberapa waktu lalu, yang selalu gencar berdemo, menyampaikan aspirasi untuk Papua Merdeka. Hari ini nampaknya biasa-biasa saja, memang banyak kaum pribumi terutama yang sudah jelas sikapnya mendukung Papua merdeka memilih tenang dan melakukan aktivitas lain.
Tetapi bagi kaum pendatang yang ada dikota ini tetap melakukan aktivitas seperti biasa, bahkan tidak kuatir dengan adanya aksi ini atau itu.

Aktivitas secara umum berjalan seperti biasa. Yang berbelanja dipasar maupun yang bersiap mengikuti beberapa kegiatan lainnya selain ibadah minggu pagi bagi kaum nasrani. 

Seperti diketahui saat ini di fakfak berlangsung Papua Island CUP II sehingga stadion 16 November yang selalu terisi dengan para penonton sepakbola.

Selain itu ada juga kegiatan di Reklamasi Pantai (Jalan Baru) Joget Balon Merah Putih.
Di bawah ini ada beberapa gambar yang sempat dipotret.
Pasar nampak sepi pengunjung


Joget Balon Merah Putih




























Terlepas dari sikon diatas yang pasti, perjuangan Papua Merdeka Tetap Berjalan, mungkin saja gambaran diatas hanya sepintas yang terlihat, tetapi disudut lain ada aksi dan sesuatu yang dilakukan berkaitan dengan, memperingati 52 Tahun Papua Merdeka, 1 Desember 1961 - 1 Desember 2013.
seperti : (dicopas dari sebuah status facebook)

Satu Desember kembali terkenang, Peristiwa yang menyedihkan dan pilu di hri itu, sekian putra terbaik, terkena timah panas.. mareka harus pergi selamanya di tengah medan juang. Trimakasih Baru hari ini dalam sebuah Misa Kudus GEREJA KATOLIK DI FAKFAK MENDOAKAN PERJUANGAN RAKYAT PAPUA. Trimakasih Pastor..saya bangga punya kakak, tidak sia-sia Ayah saya mengahabiskan masa lajangnya di pedalaman Mai Brat Papua Barat wilayah kepala burung. TUHAN MENDENGAR DOA KITA BANGSA PAPUA. DIRGAHAYU PAPUA MERDEKA 1 Desember 2013.(FW)

Gereja Katolik hari ini secara Khusus Mendooakan Perjuangan Rakyat Papua, , Pastor Paroki dalam Doa Khususnya, Mendokan Rakyat Papua..agar dapat mendapatkan Kemerdekaan Papua yang tertunda,. Biar Allah Bangsa Papua Membuka Matta dunia agar melihat tindakan Bangsa Indonesia terhadap rakyat bangsa Papua. dan membuat Malu bangsa Indonesia di mata dunia atas pembantaian dan pembunuhan yang terus terjadi.(FW)

 
Kalau suka, tolong klik "like/suka" di bawah ini:

Related : Fakfak, 1 Desember Aman Terkendali

Kunjungi dan follow juga link dibawah ini: