Siapa Wakil Papua Di Sumpah Pemuda Indonesia II ?

Pada tanggal 28 Oktober 2014, tepat  86 tahun Sumpah Pemuda Indonesia. 
Sejarah Sumpah Pemuda ini sendiri hingga saat ini masih menjadi sebuah PERTANYAAN BESAR dikalangan Pemuda  Papua. 
Mengapa demikian karena pada 28 Oktober 1928 
Siapakah wakil dari papua yang hadir dan mewakili bangsa papua untuk ambil bagian didalam sumpah itu.
Siapakah wakil atau utusan Papua, perlu diketahui bahwa pada tahun 1928 apakah sudah ada nama Papua atau Irian, atau apalah, 
bukankah pada tahun 1920-an masih dikenal dengan nama lain; ada beberapa catatan sejarah yaitu pada tahun 1545, Inigo Ortiz de Retes memberi nama Nueva Guinee. Dan ada pelaut lain yang memberi nama Isla Del Oro, yang artinya Pulau Emas.
Nama Nueva Guinee kemudian di-Belanda-kan menjadi Nieuw Guinea. Pada tahun 1956, Belanda merubah nama Niew Guinea menjadi Nederlands Nieuw Guinea.

Dari nama dan tahun yang diatas dapat disimpulkan bahwa ada hal yang tak masuk diakal jika dikatakan bahwa ada utusan dari papua, seperti yang ditulis oleh :

Romi Asri,S.Psi,M.M;
{ Berangkat dari proses pembelajaran peristiwa Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928, dimana hal tersebut merupakan ikrar suci bersatunya para pemuda seluruh tanah air Indonesia, tanpa terkecuali termasuk pemuda Papua yang saat itu diwakili oleh tokoh pemudanya antaralain Aitai Karubaba dan Poreu Ohee dan puluhan pemuda Papua lainnya,mereka semua adalah saksi hidup dan pelaku sejarah yang saat itu hadir diantara ribuan pemuda seluruh Tanah Air. Namun, sejarah telah dibelokkan oleh oknum atau suatu kelompok pemuda Papua saat ini yang sengaja melakukan pembohongan publik bahkan penyesatan. Mereka mengatakan tidak ada pemuda Papua yang saat itu hadir dalam kongres sumpah Pemuda. Inilah bentuk pemuda saat ini yang sudah teracuni oleh politik adu domba dan penyesatan oleh kelompok kepentingan yang sengaja merubah alam psikologi dan karakteristik pemuda Papua yang sebenarnya. Tujuan oknum pemuda tersebut adalah disintegrasi bangsa dengan mengorbankan jutaan masyarakat Papua yang ingin tetap berada dalam bingkai keutuhan Bangsa Indonesia } lihat lengkap di www.mindsoulpapua.com


Menurut saya jika benar keduanya hadir mewakili Pemuda Papua, lalu dimanakah nama mereka tercatatat, sedangkan pada nama peserta tidak ada atau tidak tercantum nama mereka.

Ini jelas sebuah pembelokan sejarah, silahkan lihat isi sumpah pemuda dan susunan panitia serta daftar nama peserta dibawah ini.


SOEMPAH PEMOEDA
Pertama :
- KAMI POETRA DAN POETRI INDONESIA MENGAKOE BERTOEMPAH DARAH JANG SATOE, TANAH AIR INDONESIA
Kedua :
- KAMI POETRA DAN POETRI INDONESIA, MENGAKOE BERBANGSA JANG SATOE, BANGSA INDONESIA
Ketiga :
- KAMI POETRA DAN POETRI INDONESIA MENGJOENJOENG BAHASA PERSATOEAN, BAHASA INDONESIA
Djakarta, 28 Oktober 1928

Teks Soempah Pemoeda dibacakan pada waktu Kongres Pemoeda yang diadakan di Waltervreden (sekarang Jakarta) pada tanggal 27 - 28 Oktober 1928 1928.

Panitia Kongres Pemoeda terdiri dari :
Ketua.............. : Soegondo Djojopoespito (PPPI)
Wakil Ketua..... : R.M. Djoko Marsaid (Jong Java)
Sekretaris......... : Mohammad Jamin (Jong Sumateranen Bond)
Bendahara........ : Amir Sjarifuddin (Jong Bataks Bond)
Pembantu I....... : Djohan Mohammad Tjai (Jong Islamieten Bond)
Pembantu II....... : R. Katja Soengkana (Pemoeda Indonesia)
Pembantu III..... : Senduk (Jong Celebes)
Pembantu IV...... : Johanes Leimena (yong Ambon)
Pembantu V........ : Rochjani Soe'oed (Pemoeda Kaoem Betawi)
Peserta :

  1. Abdul Muthalib Sangadji       
  2. Purnama Wulan
  3. Abdul Rachman
  4. Raden Soeharto
  5. Abu Hanifah
  6. Raden Soekamso
  7. Adnan Kapau Gani
  8. Ramelan
  9. Amir (Dienaren van Indie)
  10. Saerun (Keng Po)
  11. Anta Permana
  12. Sahardjo
  13. Anwari
  14. Sarbini
  15. Arnold Manonutu
  16. Sarmidi Mangunsarkoro
  17. Assaat
  18. Sartono
  19. Bahder Djohan
  20. S.M. Kartosoewirjo
  21. Dali
  22. Setiawan
  23. Darsa
  24. Sigit (Indonesische Studieclub)
  25. Dien Pantouw
  26. Siti Sundari
  27. Djuanda
  28. Sjahpuddin Latif
  29. Dr.Pijper
  30. Sjahrial (Adviseur voor inlandsch Zaken)
  31. Emma Puradiredja
  32. Soejono Djoenoed Poeponegoro
  33. Halim
  34. R.M. Djoko Marsaid
  35. Hamami
  36. Soekamto
  37. Jo Tumbuhan
  38. Soekmono
  39. Joesoepadi
  40. Soekowati (Volksraad)
  41. Jos Masdani
  42. Soemanang
  43. Kadir
  44. Soemarto
  45. Karto Menggolo
  46. Soenario (PAPI & INPO)
  47. Kasman Singodimedjo
  48. Soerjadi
  49. Koentjoro Poerbopranoto
  50. Soewadji Prawirohardjo
  51. Martakusuma
  52. Soewirjo
  53. Masmoen Rasid
  54. Soeworo
  55. Mohammad Ali Hanafiah
  56. Suhara
  57. Mohammad Nazif
  58. Sujono (Volksraad)
  59. Mohammad Roem
  60. Sulaeman
  61. Mohammad Tabrani
  62. Suwarni
  63. Mohammad Tamzil
  64. Tjahija
  65. Muhidin (Pasundan)
  66. Van der Plaas (Pemerintah Belanda)
  67. Mukarno
  68. Wilopo
  69. Muwardi
  70. Wage Rudolf Soepratman
  71. Nona Tumbel
Catatan :
Sebelum pembacaan teks Soempah Pemoeda diperdengarkan lagu"Indonesia Raya"
gubahan W.R. Soepratman dengan gesekan biolanya.
  1. Teks Sumpah Pemuda dibacakan pada tanggal 28 Oktober 1928 bertempat
    di Jalan Kramat Raya nomor 106 Jakarta Pusat sekarang menjadi Museum Sumpah
    Pemuda, pada waktu itu adalah milik dari seorang Tionghoa yang bernama Sie
    Kong Liong.
  2. 2. Golongan Timur Asing Tionghoa yang turut hadir sebagai peninjau
    Kongres Pemuda pada waktu pembacaan teks Sumpah Pemuda ada 4 (empat) orang
    yaitu :
    a. Kwee Thiam Hong
    b. Oey Kay Siang
    c. John Lauw Tjoan Hok
    d. Tjio Djien kwie
Sumber dari : http://sumpahpemuda.org/
Kalau suka, tolong klik "like/suka" di bawah ini:

Related : Siapa Wakil Papua Di Sumpah Pemuda Indonesia II ?

Kunjungi dan follow juga link dibawah ini: