Karyawati Air Asia Marah Lihat Gambar Mayat di TV

KRI Bung Tomo evakuasi 6 jenazah korban pesawat jatuh


KANALSATU -  Badan SAR Nasional (Basarnas)  melalui Dan Penerbang AL Laksma Sigit Setiyanto mengatakan enam jenazah yang mengapung di dekat serpihan badan pesawat di perairan dekat PangkalanBun sudah dievakuasi ke KRI Bung Tomo, yakni armada kapal TNI AL yang diterjunkan untuk pencarian pesawat AirAsia yang hilang sejak minggu pagi (28/12).
�Pencarian obyek dan jenazah terus dilakukan untuk dievakuasi ke KRI Bung Tomo,� kata Laksma Sigit Setiyanto, Selasa sore (30/12) pasca ditemukannya sejumlah objek benda yang dipastikan bagian dari pesawat sejak pukul 10.15.
Terkait dengan itu, Basarnas akan menerjunkan tim selam andalan untuk terus melakukan eksplorasi dan evakuasi baik benda-benda penting dan jenazah yang kemungkinan masih berada di dasar laut perairan itu yang kedalamannya diduga 25-30 meter.
 Sebelumnya, Basarnas memastikan 95% obyek temuan berupa serpihan benda yang berserakan di tiga area di perairan dekat Pangkalanbun adalah bagian dari badan pesawat. "Sedangkan 5%-nya �kemungkinan� itu adalah bagian dari pesawat AirAsia QZ8501 yang sedang kita cari,� kata Kepala Basarnas,  Marsekal Madya FHB Soelistyo saat memnerikan keterangan pers, Selasa sore (30/12).
lokasi penemuan
Pencarian secara khusus di wilayah perairan dekat PangkalanBun itu dilakukan oleh Basarnas sejak pagi tadi, setelah sebelumnya mendapatkan informasi dari dua pihak nelayan yang memberikan kesaksian adanya pesawat terbang rendah pada Minggu pagi, serta terdengar suara ledakan keras. Perairan itu hanya sekitar 10Km dari perairan Belitung sebagai pusat pencarian pada hari pertama dan kedua.
Menurut Soelistyo, penemuan obyek serpihan benda pertama sekitar pukul 10.15, kemudian dilanjutkan oleh temuan-temuan lain hingga pukul 13.50, diantaranya berupa 10 serpihak yang berserak di tiga lokasi. Bahkan KRI Bung Tomo - TNI AL berhasil menemukan obyek benda yang dipastikan emergency exit down, serta ditemukan 3 jenazah terapung.
Di sekitar lokasi tersebut, salah satu pesawat helikopter  milik TNI AU menemukan bayangan obyek benda besar yang hampir dipastikan sebagai badan utama pesawat. �Kedalaman perairan di sekitar lokasi hanya 25m � 30 m, sehingga untuk mengeksplorasi lebih banyak bisa mengandalkan tim selam Basarnas,� kata Soelistyo.(win5 - Kanalsatu

Karyawati Air Asia Marah Lihat Gambar Mayat di TV

  Keluarga korban menangis saat mendengar berita ditemukannya serpihan pesawat Air Asia.
SURABAYA -- Beberapa keluarga korban pingsan saat salah satu stasiun tv swasta menayangkan jenazah diduga penumpang Air Asia, yang mengapung di laut.

Seorang karyawati Sephira Airasia mengamuk melihat tayangan tersebut. Ia langsung keluar posko Crisis Center dan memarahi wartawan stasiun televisi yang menayangkan gambar tersebut.

"Masa  tayangin gambar mayat! Yang bener aja!" teriak Sephira, Selasa (30/12).

Wartawan tv itu mengatakan timnya sedang mengontak kantor pusat untuk menghentikan tayangan tersebut. Hingga saat ini suasana Crisis Center sangat tegang. Keluarga penumpang banyak yang menangis. 

Keluarga penumpang pesawat Air Asia QZ 8501 sangat terpukul begitu Basarnas memastikan serpihan-serpihan yang ditemukan oleh tim SAR gabungan, adalah bagian dari pesawat yang hilang. Bahkan, Tiga orang dilarikan ke posko kesehatan. 

Seperti diketahui pesawat Air Asia QZ8501 hilang dalam penerbangan dari Surabaya menuju Singapura, pada Ahad (28/12) pagi. Pesawat itu membawa 155 penumpang yang mayoritas merupakan warga negara Indonesia. (REPUBLIKA.CO.ID)
Kalau suka, tolong klik "like/suka" di bawah ini:

Related : Karyawati Air Asia Marah Lihat Gambar Mayat di TV

Kunjungi dan follow juga link dibawah ini: