Pegawai Setwapres Hilang di Papua

Sebagai istri, Mira berharap suaminya dapat kembali selamat.

 

Pegawai Setwapres Hilang di Papua
Pegawai Sekretariat Wakil Presiden, Krishadiyanto (Facebook / Kris)

 Krishadiyanto, pegawai Sekretariat Wakil Presiden (Setwapres) yang bertigas di Papua, dilaporkan menghilang oleh pihak keluarga. Untuk memastikan keselamatan pegawainya, Setwapres, Jumat, 20 Februari malam, mengutus Kepala Biro Tata Usaha dan Kepegawaian untuk melakukan pencarian langsung ke Jayapura.

Melalui info pers yang diterima redaksi Viva.co.id, diketahui bahwa sejak 28 Desember 2011, Krishadiyanto telah diangkat menjadi Kepala Subbagian Perlengkapan dan Rumah Tangga Bagian Umum, Sekretariat unit Percepatan Pembangunan Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat (UP4B-).

Maka semenjak itu, ayah dua anak ini harus berkantor di Jayapura, Papua, sedangkan keluarga, istri dan anaknya menetap di Jakarta. Seiring dengan berakhirnya masa tugas UP4B-nya, maka penugasan Krishadiyanto pada unit tersebut, berakhir 5 Desember 2014.

Pada pertengahan Januari 2015 lalu, Kepala Bagian Kepegawaian masih melakukan komunikasi dengan Krishadiyanto untuk menanyakan keberadaan dan status tugasnya yang berakhir.

Komunikasi terakhir yang dilakukan Krishadiyanto dengan keluarga, ia mengatakan akan kembali ke Jakarta pada 13 Februari 2015. Tetapi antara 8-13 Februari 2015, pihak keluarga tidak juga mendapat kabar, dan hilang kontak komunikasi dengan Krishadiyanto.

Selasa, 17 Februari 2015, Mira Sahid, istri Krishadiyanto bertemu dengan Kepala Biro Kepegawaian Kementerian Sekretariat Negara dan Kepala Bagian Kepegawaian Setwapres, untuk melaporkan hal ini, dan Jumat kemarin, akhirnya tim Setwapres diterbangkan ke Papua.

Terakhir kontak via BBM


Dihubungi via telepon pada Sabtu pagi, 21 Februari 2015, Mira mengaku percakapan terakhirnya dengan suami, terjadi pada 8 Februari 2015. Saat itu, via BBM, Kris seperti biasa mengucapkan greeting, sambil mengabarkan ia akan berangkat ke kantor.

�Kalau ketemu secara langsung, terakhir Mas Kris pulang 18 Desember 2014, waktu itu dia sempat pulang selama seminggu,� ujar ibu dari Vinka, 11 tahun, dan Zahran, 7 tahun. Mira bersyukur, karena Setwapres akhirnya mengirim tim khusus untuk mencari tahu, bagaimana kondisi suaminya di Papua.

�Jumat kemarin, saya juga sudah lapor ke Komnas HAM. Insya Allah mereka bilang akan bantu. Sebagai istri, harapan saya sederhana, semoga suami cepat ditemukan, bisa pulang dalam konsisi selamat,� ujar wanita itu mencoba tabah.

Sebelum tugas ke Papua, Kris bertugas sebagai Tenaga Peliputan Fotografi Asisten Deputi Dokumentasi dan Diseminasi Informasi Setwapres.

Sumber : http://nasional.news.viva.co.id
Kalau suka, tolong klik "like/suka" di bawah ini:

Related : Pegawai Setwapres Hilang di Papua

Kunjungi dan follow juga link dibawah ini: