Seruan Aksi, Solidaritas Perempuan Melanesia - Papua Barat

"Ketika kami tertidur kami melihat hidup ini sangat menyenangkan, namun ketika kami bangun dari tidur kami melihat hidup ini sangat tersiksa" demikian ungkapan seorang Antropolog asli bangsa Papua (Alm. Arnold C. Ap).

Kutipan ini benar bahwa perempuan tidak hanya tidur dan melihat penderitaan ini, tetapi perempuan Papua harus bangkit dan berteriak karena setiap manusia mempunyai hak untuk hidup serta berkarya dan hak ini dilindungi oleh hukum internasional.
Perempuan Papua adalah korban kekerasan ganda negara. 
Dalam lapis pertama perempuan menjadi korban kekerasan seksual yang berupa perkosaan, perbudakan seksual, penyiksaan seksual, pemaksaan aborsi, eksploitasi seksual dan terkait penggunaan alat kontrasepsi (KB) serta percobaan perkosaan. Dalam lapis kedua, perempuan mengalami kekerasan non seksual seperti pembunuhan, percobaan pembunuhan/penembakan, penyiksaan, penahanan sewenang-wenang, pengungsian, perusakan dan perampasan harta benda. 
Kekerasan yang dilakukan berbentuk fisik, seksual dan psikologis yang dilakukan atau didukung oleh aparat negara.

Oleh karenaitu di serukan kepada segenap lapisan masyarakat terlebih perempuan untuk terlibat dalam Rally yang akan diadakan dalam rangka memperingati International Woman Day (Hari Perempuan Internasional), yang akan dilaksanakan pada :

Hari/Tanggal.............. :  Selasa, 10 Maret 2015
Waktu
........................ :  Jam 09 : 00 WPB
Titik Kumpul/Start
.....: Halaman Kantor DewanAdat Papua _ Manokwari
Titik Finish
.................:  Halaman Gereja Elim Kwawi
Kehadiran saudara/I sekalian adalah harapan bagi penegakan Hak-Hak Perempuan demi anak cucu kita di kemudian hari.


TTD
SOLIDARITAS PEREMPUAN MELANESIA PAPUA BARAT
Kalau suka, tolong klik "like/suka" di bawah ini:

Related : Seruan Aksi, Solidaritas Perempuan Melanesia - Papua Barat

Kunjungi dan follow juga link dibawah ini: