Terpidana Mati & Pelaku Penembakan Rakyat Papua

Negara ini semakin menunjukan ketidakadilannya dari hari ke-hari yang terus berjalan.
Persoalan terpidana mati kasus narkoba yang terus menyita perhatian masyarakat indonesia, termasuk perhatian dunia, belum juga dilaksanakan.

Padahal pada tahap eksekusi yang lalu telah berjalan dengan mulus, walaupun ada sikap penarikan duta besar dari negara-negara yang warga negaranya menjadi pelaku dan mendapatkan hukuman mati.
Korban Rakyat Papua -

Indonesia gencar menekan pada dunia "bahwa ini kedaulatan hukum indonesia" kemudian dilanjutkan dengan indonesia darurat narkoba. sehingga penggedar dan para mafia narkoba harus diberantas.
Pada point tentang narkoba saya juga sepakat karena hal itu merusak generasi.
Tetapi melihat proses hukum dan waktu yang telah dijalani membuat saya merasa sangat-sangat tidak tepat bila para terpidana atau pelaku tersebut menerima hukuman mati.

menurut hemat saya hukuman mati tidak lantas membuat peredaran narkoba ataupun obatan-obatan terlarang lainnya jadi musnah. justru hal ini akan semakin meningkat, selain itu ada dendam dari orang-orang yang mengalami perlakuan tidak adil itu. Mereka tertangkap karena membawa barang terlarang dalam jumlah yang besar, tetapi mengapa hukuman mati baru akan dilaksanakan setelah 5-10 tahun mengapa tidak setahun saja proses hukum dipercepat, bila terbukti langsung dieksekusi. Jika demikian maka saya pikir ini akan lebih baik.

Namun ada sisi lain yang menjadi perhatian, dengan melihat peran negara dan sikap pemimpinnya yang terkesan sangat bijak karena begitu perhatian hingga memberantas mereka penghancur generasi-generasi selanjutnya; lalu bagaimana dengan tanggung jawab negara kepada korban pelanggaran HAM yang terjadi di tanah Papua sejak terintegrasi hingga saat ini ?

Peristiwa demi peristiwa berdarah, menjadi cerita kelam yang entah kapan terselesaikan.
Akhir tahun 2014 awal bulan desember terjadi penembakan terhadap masyarakat sipil di Paniai, hingga saat ini belum tuntas, padahal peristiwa ini sangat jelas didepan mata. 
Para pelaku masih bebas berkeliaran padahal telah membunuh anak sekolah. 
Anak-anak muda generasi Bangsa Papua ke depan. 
Sama seperti narkoba, pengedar siap dieksekusi demi selamatkan generasi indonesia, bagaimana dengan pelaku penembakan yang masih bebas sedangkan telah nyata menembak mati anak papua ?

Sikap ketidak adilan ini bukan sesuatu yang baru tetapi telah dialami dari generasi ke generasi, sejak awal integrasi Papua kedalam indonesia.
Sejarah mencatat, ribuan nyawa papua telah hilang ?
Dimana sikap negara indonesia ?
Jika benar menjunjung tinggi Hak Asasi Manusia.


Terpidana mati silahkan mau dieksekusi atau apa itu hak negara indonesia, tetapi sekali lagi bagaimana negara indonesia membiarkan para pelaku penembak rakyat Papua yang jelas melanggar ham di Papua terus berkeliaran ?

Menunggu sikap negara kepada tuntutan rakyat Papua.

Catatan Phaul Heger

Kalau suka, tolong klik "like/suka" di bawah ini:

Related : Terpidana Mati & Pelaku Penembakan Rakyat Papua

Kunjungi dan follow juga link dibawah ini: