Pemerintah Segera Bebaskan 90 Tapol Asal Papua

Jakarta, GATRAnews- Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Tedjo Edhy Purdjiatno mengatakan saat ini pemerintah sedang memproses pengajuan amnesti dari 90 tahanan politik di Papua. Kementerian Sekretariat Negara kini sedang memproses surat ampunan dari Presiden itu.
Tahanan politik Papua (Antara/Hafidz Mubarak A.)
Hanya saja, untuk memproses hal ini, Kemensekneg memerlukan persetujuan dari legislatif yakni Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). "Memakan waktu karena harus minta persetujuan DPR. Bisa disetujui, bisa juga tidak. Sekarang amnesti juga sedang berjalan diajukan ke DPR," ujar Tedjo di Jakarta (15/5).

Sebenarnya ada hal yang disayangkan mantan KASAL itu terkait pengampunan. Jika para tapol mau mengajukan grasi, proses dinilai akan lebih mudah. Namun mereka menolak mengajukan grasi dan lebih memilih mendapat amnesti. Padahal, menurut Tedjo, jika mengajukan grasi bisa diberikan langsung oleh Presiden Joko Widodo. Ia mencontohkan lima tapol dari Papua sebelumnya, mereka mendapat grasi dari Presiden.

Proses tersebut dianggap lebih mudah dibandingkan dengan amnesti. "Sedang diupayakan untuk mereka juga minta grasi. Tetapi kalau tidak juga akan dipayungi dengan amnesti. Ini hanya untuk tapol bukan tahanan kriminal," tegasnya.

Menurut Tedjo, amnesti dan grasi diupayakan karena pemerintah ingin menjadikan reputasi Papua ebih baik dan dikenal sebagai tanah yang damai. Jangan sampai cap konflik berkepanjangan menempel pada Papuua. "Kami tidak ingin melihat stigma Papua sebagai tanah yang konflik, kami ingin Papua menjadi tanah yang damai," ucap Tedjo.

Sumber : Gatra

Kalau suka, tolong klik "like/suka" di bawah ini:

Related : Pemerintah Segera Bebaskan 90 Tapol Asal Papua

Kunjungi dan follow juga link dibawah ini: