Penguasaan Kartel Kolonialisme Imperialis Di Nusantara Dan Melanesia


Sebelum datangnya kaum penjajah yang menerapkan Sistem Kolonialisme, bangsa-bangsa di Nusantara adalah bangsa yang kaya raya. Saat itu sistem politik yang diterapkan adalah Sistem Kerajaan dan Kesultanan.
Kemudian datanglah para pedagang mulai dari Portugis, East India Company kemudian terakhir Verenigde Oost-indische Compagnie (VOC). Merekalah gerombolan perampok

Pemerintah Kolonial yang menjajah bangsa-bangsa Nusantara mengumpulkan modal dari sumber-sumber kemakmuran Nusantara. Mereka merente, mempraktekkan kerja paksa, monopoli, penarikan pajak besar-besaran dan segala praktek penindasan, perampokan demi kepentingan ekonomi mereka. Mereka juga melakukan perdagangan ke Eropa. Mendirikan koloni-koloni di seluruh dunia, akan tetapi yang paling utama adalah memperkuat kekuatan kolonial ekonomi mereka seperti Inggris, Belanda, Perancis, Jerman dan Itali. Pemerintahan kolonial ini bukan berbentuk Negara, akan tetapi organisasi kapital, produksi dan perdagangan.

Organisasi mereka memperkuat Negara-Negara dimana Kartel mereka hidup, juga mendirikan Pusat Pilar Kapitalisme Modern yaitu Amerika Serikat. Dan menjadi Negara sebagai alat produksi mereka.
Semakin kuat kekuatan koloni tersebut, untuk menghilangkan hak-hak kepemilikan perekonomian bangsa-bangsa Nusantara, mereka ciptakan Republik Indonesia.
Sebagai Negara Boneka untuk terus menghisap sumber-sumber kehidupan. Rakyat adalah alas kaki bagi Setan Kolonial tersebut.
Merasa tidak puas dengan penguasaan Nusantara, koloni mereka juga mengambil alih wilayah Bangsa Melanesia yang Kaya raya, yaitu Papua Barat.

Penguasaan inipun menggunakan tangan dari Negara Boneka yang sudah mereka ciptakan dan bernama Republik Indonesia. Dan setelah dikuasai oleh Indonesia, PT.Freeport Mc Moran mulai beroperasi di tanah Papua Barat.
Dengan tangan Republik Indonesia (yang dahulunya adalah Republik Indonesia Serikat kemudian menjadi Negara Kesatuan Republik Indonesia), penjajahan akan lebih mudah. Karena sebagai Negara, kekuatan politik dan militer menjadi kekuatan dalam melakukan penjajahan.

Inilah kejahatan kaum imperialis yang harus kita hapuskan di muka bumi kita.

 
Yudi Syamhudi Suyuti
Presiden Negara Rakyat Nusantara.
Kalau suka, tolong klik "like/suka" di bawah ini:

Related : Penguasaan Kartel Kolonialisme Imperialis Di Nusantara Dan Melanesia

Kunjungi dan follow juga link dibawah ini: