Bripka Eka: 'Kamu anak negeri mau macam-macam sama saya ya?

Aktivis di tangkap - doc foto Morten K

Kronologi penyerangan dengan kekerasan dan ancaman kekerasan yang dilakukan seorang anggota Brimob Polisi di Fakfak terhadap seorang peliput berita / calon Jurnalis. Berikut penuturan yang disampaikan Sdr. Morten Kabes, korban.

Terkait informasi operasi Kamtibmas yang dilaksanakan aparat Polres Fakfak, antara pk 18.30 - 20.30 wit, dengan melakukan penggerebekan, penangkapan dan penyitaan oleh gabungan aparat Polres dan TNI dari Kodim 1706/PVT Fakfak, di rumah kantor/markas ULMWP, Fakfak, Papua Barat, sehubungan dengan rencana aksi demo warga dan kelompok aktifis Papua ULMWP, maka saya yang bekerja sebagai jurnalis (stringer/pembantu jurnalis), bermaksud mendatangi Kantor Polres Fakfak untuk memantau dan mendokumentasikan (video) serta mengkonfirmasi kejadian ini. Saya bersama-sama dengan (didampingi) seorang rekan wartawan senior, Surahman, dari MNCTV Group yang bertugas di Fakfak.

Sekitar jam 18.30 wit, saat saya dan rekan Surahman berjalan masuk melalui koridor atau lorong Kantor Polres Fakfak, seorang anggota Brimob, (kemudian diketahui bernama Bripka Erwin), menegur saya untuk melepaskan topi yang saya kenakan, dan lupa saya tanggalkan dari kepala saya karena digunakan saat udara panas di jalan.
Saya kemudian melepas topi dari kepala saya. Sesaat berjalan keluar koridor, di halaman Kantor Polres Fakfak, saya mengenakan kembali topi ke kepala saya. Beberapa saat kemudian, Bripka Erwin, yang sebelumnya menegur saya saat di koridor, mendatangi lagi saya lalu menghardik, ''Kamu nantang saya ya?'' Saya pun beralasan, ''Saya sudah di luar kantor Pak! Masa' saya tidak bisa pakai topi?'' Lalu anggota Brimob Bripka Erwin, memukul bahu kiri saya dan mengatakan, ''Kamu jangan macam-macam, sudah tidak sopan masuk tanpa izin...!''
Sebelumnya, saya dan senior Surahman sudah meminta izin, dan seperti biasanya kami keluar masuk area Kantor Polres tanpa prosedur lapor piket, dengan cara melambai tangan ke anggota Polres yang bertugas jaga di Pos depan, dan lazimnya para anggota Polisi sudah terbiasa dengan kedatangan wartawan.

Saya pun menyampaikan kepada Bripka Erwin, bahwa kami sudah izin saat masuk area Kantor Polres untuk peliputan berita, tapi Bripka Erwin justeru menghardik lagi, ''Kamu anak negeri mau macam-macam sama saya ya?!'' Saya balas, ''Tidak Pak!''
 Dan Bripka Erwin mencoba memukul saya lagi, sehingga saya berusaha menghindar, dengan berkata, ''Pak saya tidak tahu berkelahi Pak, saya kemari untuk liputan berita!''
Tapi Bripka Erwin berhasil melayangkan pukulan dan tepat mengenai dagu saya, lalu beranjak pergi sambil mengancam, ''Saya tunggu kamu di luar, kamu hafal muka saya ya! Saya akan cari kamu!''
Sambil memegang dagu saya yang terasa sakit dan mata mulai terkunang-kunang, saya masih bertanya, ''Pak, saya salah apa?'' Tapi Bripka Erwin masih saja tampak emosi dan ngotot serta pelotot sambil berlalu dengan berucap ancaman akan mencari saya di luar area Kantor Polres. ''Saya akan cari kamu di luar, jangan mentang-mentang kamu orang asli ya!!''

Saat kejadian ini, tak jauh dari kami, berdiri Wakapolres Fakfak, Kompol Ayuba dan Kabag Ops. Polres Fakfak, ....... Kedua perwira ini tidak berupaya melerai, hanya meneriaki, ''Sudah....sudah....!''

Setelah kejadian ini, saya dan senior Surahman, bergegas meninggalkan area Kantor Polres Fakfak, untuk mengerjakan berita yang berhasil kami dapatkan.

Morten Kabes (calon jurnalis), Surahman (Kontributor MNCTV Group di Fakfak),
Alex Tethool (Kontributor Metro TV di Manokwari, Papua Barat)

Catatan saya, Alex Tethool, Kontributor Metro TV di Manokwari, Papua Barat :
Sdr. Morten Kabes ialah mahasiswa tingkat akhir di Politeknik Negeri Fakfak, tertarik menjadi Jurnalis, sehingga ikut bersama saya untuk melakukan tugas jurnalistik, lebih dari satu tahun, saat saya bertugas di Fakfak. Setelah saya dipindahkan ke Manokwari, Sdr. Morten Kabes, tetap melaksanakan tugas jurnalistik, masih dalam status sebagai stringer yaitu istilah yang kami gunakan bagi jurnalis baru, serupa perpanjangan tangan dari dan oleh jurnalis yang telah memiliki Kartu Pers.

Sumber: http://www.fak-fak.com
Kalau suka, tolong klik "like/suka" di bawah ini:

Related : Bripka Eka: 'Kamu anak negeri mau macam-macam sama saya ya?

Kunjungi dan follow juga link dibawah ini: