Bebaskan Mahasiswa Papua, Lawan Kriminalisasi !


BEBASKAN KAWAN OBBY, LAWAN KRIMINALISASI !

Seruan Solidaritas!
DARURAT demokrasi!

Kawan2 pro-demokrasi seperjuangan,

Aksi solidaritas terhadap kasus keriminalisasi kawan Obby K mulai dari Senin lalu perlu kita perluas dan kuatkan kembali, mengingat sidang pra peradilan masih akan berlanjut.

Rabu 24 Agustus 2016, proses pra-peradilan kawan Obby K masuk pada agenda selanjutnya dengan jadwal:

1. Sidangnya Replik (bantahan atas jawaban Polda) pagi jam 09.00 dan Duplik (jawaban atas bantahan Replik LBH) jam 16.00.
2. Kamis 25 Agustus 2016, Pembuktian dari Penggugat & Tergugat mulai jam 09.00 panjang pembuktiannya lanjut hari jumat
3. Senin 29 Agustus 2016, Agendanya Kesimpulan
4. Selasa 30 Agustus 2016, Agendanya Putusan

Obby adalah korban kriminalisasi, pengroyokan, penyerangan dan penganiayaan yang dilakukan polisi.

Pertama, tidak ada bukti yang cukup untuk menetapkan Obby sebagai tersangka.

Kedua, Obby dianggap melakukan penyerangan terhadap petugas kepolisan. Padahal banyak video dan foto yang justru menunjukan penyerangan yang dilakukan polisi terhadap Obby.

Ketiga, upaya penangkapan paksa Obby dilakukan sebelum Obby ditetapkan sebagai tersangka

Ketika ruang demokrasi terus menerus diberangus (represi aparat kepolisian, penangkapan-kriminalisasi gerakan rakyat,  serangan2 ormas sipil reaksioner, dikembangkanya rasialisme). Sehingga dalam kerangka perjuangan demokrasi menjadi kebutuhan yg tak terelakan lagi bagi kita utk membangun solidaritas dan persatuan antar elemen-elemen pro demokrasi seluas-luasnya.

Untuk itu kami mengajak kawan2 pro demokrasi untuk mobilisasi, datang dan berkumpul melakukan solidaritas nyata pada:

Rabu 24 Agustus 2016 pkl 08.45 WIB (tepat waktu) di Pengadilan Negeri Sleman, jl. Merapi No.1, Beran, Sleman.

Solidaritas ini menyerukan:
1. Bebaskan Kawan Oby K
2. Lawan Rasisme
3. Lawan Kriminalisasi
4. Buka ruang demokrasi seutuh-utuhnya untuk rakyat Papua
5. Tarik aparat militer organik maupun non organik di Papua

Kriminalisasi menjadi alat pembungkam demokrasi, siapa saja bisa dikriminalkan karena menggunakan hak demokratiknya, tidak hanya kawan Obby.

Di sidang hari ini (Selasa, 23 Agustus 2016), kembali aparat kepolisian melakukan tindakan rasialisme. Aparat kepolisian melakukan pengeledahan terhadap kawan2 Papua yg datang bersolidaritas di PN Seleman. Tindakan rasialisme ini harus kita lawan dengan cara terus menguatkan aksi-aksi solidaritas kita

Mari tunjukkan solidaritas dan melakukan perjuangan bersama rakyat, sebab dengan solidaritas dan kekuatan rakyat lah demokrasi seutuh-utuhnya dapat terwujud.

Sebarkan!!!

PRPBB(Persatuan Rakyat untuk Pembebasan Papua Barat)

CP: +6281382175307
Kalau suka, tolong klik "like/suka" di bawah ini:

Related : Bebaskan Mahasiswa Papua, Lawan Kriminalisasi !

Kunjungi dan follow juga link dibawah ini: