Kendeng Berduka, Satu Pejuang Gugur Dalam Perjuangan


Kendeng Berduka

Kami dari Boemi Mahardika, KEPAL, dan FORMASI mengucapkan turut berduka cita sedalam-dalamnya. Atas meninggalnya Kartini kendeng saat tengah memperjuangkan kehidupan, alam, dan ruang hidupnya dari ekspansi pabrik semen. Ibu Patmi (48 tahun) meninggal dunia hari ini jam 2.55 wib saat perjalanan ke rumah sakit. Jenasah akan dimakamkan di Desa Larangan, Kecamatan Tambakromo, Kabupaten Pati.
Semoga kepergian ibu Patmi seorang Kartini Kendeng ini menjadi penyemangat yang akan memperluas solidaritas perlawanan. Dan kami meyakini, bahwa walaupun seorang Kartini Kendeng itu telah pergi, namun suara-suaranya akan tetap mengakar dan mengalir deras disetiap jantung perlawanan.

SAJAK SUARA
sesungguhnya suara itu tak bisa diredam
mulut bisa dibungkam
namun siapa mampu menghentikan nyanyian bimbang
dan pertanyaan-pertanyaan dari lidah jiwaku
suara-suara itu tak bisa dipenjarakan
di sana bersemayam kemerdekaan
apabila engkau memaksa diam
aku siapkan untukmu : pemberontakan!
sesungguhnya suara itu bukan perampok
yang merayakan hartamu
ia ingin bicara
mengapa kaukokang senjata
dan gemetar ketika suara-suara itu
menuntut keadilan?
sesungguhnya suara itu akan menjadi kata
ia yang mengajari aku untuk bertanya
dan pada akhirnya tidak bisa tidak
engkau harus menjawabnya
apabila engkau tetap bertahan
aku akan memburumu seperti kutukan (Widji Tukul)

Sekali lagi kami mengucapkan duka sedalam-dalamnya.

HIDUP RAKYAT!!!
HIDUP PEREMPUAN YANG MELAWAN!!
PANJANG UMUR PERJUANGAN!!!

Sumber: Boemi Mahardika
Kalau suka, tolong klik "like/suka" di bawah ini:

Related : Kendeng Berduka, Satu Pejuang Gugur Dalam Perjuangan

Kunjungi dan follow juga link dibawah ini: