Tokoh Papua tanggapi pernyataan wamenlu indonesia soal petisi

WEST PAPUA:
PERSOALAN WEST PAPUA BELUM FINAL

Oleh
Dr. Socratez S. Yoman

Wakil Menteri Luar Negeri, AM Fachir menegaskan:
"Tidak ada petisi mengenai referendum di Papua Barat. Hal itu dilontarkan sejumlah orang-orang tertentu yang hanya mencari perhatian publik".

"Soal Papua kita sudah selesai bahkan sudah ada keputusan PBB 1969".
(Sumber: Sindonews, 28 September 2017).

1. Tidak Ada Petisi
Wakil Menlu RI mengatakan tidak ada petisi. Dalam kenyataannya petisi yang ditanda tangani 1.8jt orang itu sudah ada di Komisi 24 PBB sejak 26 September 2017.

Petisi itu diterima langsung oleh Ketua Komisi Dekolonisasi PBB yang diserahkan langsung oleh Juru Bicara ULMWP, Benny Wenda dan anggota Rex Rumakiek.

2. Orang-orang hanya mencari perhatian publik.
Benny Wenda dan Rex Rumakiek bukan orang-orang yang hanya mencari perhatian publik. Mereka adalah wakil resmi rakyat dan bangsa West Papua. Mereka adalah suara rakyat yang tertindas dan teraniaya di West Papua. Mereka (Benny Wenda dkk) adalah pahlawa dan pejuang West Papua seperti Ramos Horta di Timor Leste.

Benny Wenda, Octovianus Mote, Rex Rumakiek, Leoni Tanggahma, Jakob Rumbiak adalah para wakil resmi rakyat dan bangsa West Papua.

Baca: Ada Petisi Rahasia Papua Merdeka ke PBB, Ini Kata Pemerintah

3. Soal Papua Sudah Selesai
Menurut Indonesia sudah final melalui pepera 1969. Menurut bangsa Indonesia benar. Hasil pepera 1969 sudah diakui PBB tahun 1969.

Tetapi bagi rakyat dan bangsa West Papua, masalahnya belum final atau belum selesai. Karena prosesnya tidak demokratis, kejam, hasil pepera itu cacat hukum dan moral.

Masalah West Papua juga belum selesai karena Indonesia terus membantai rakyat dan bangsa West Papua. 
Ada masalah kejahatan kemanusiaan yang kejam. Ada masalah ketidakadilan. Ada diskriminasi dan marjinalisasi penduduk Asli.Pembunuh, pelaku kekejaman terhadap rakyat West Papua belum ada yang ditangkap dan diperiksa dan dihukum.

Indonesia gagal memenangkan hati rakyat. Rakyat West Papua 95% telah kehilangan kepercayaan kepada RI.

Waa...
kinaok o nowe nawor.
Kalau suka, tolong klik "like/suka" di bawah ini:

Related : Tokoh Papua tanggapi pernyataan wamenlu indonesia soal petisi

Kunjungi dan follow juga link dibawah ini: