Pernyataan Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat atas Penembakan Kios dan Ambulance di Tembagapura

Pernyataan TPNPB-OPM Atas Penembakan Mobil Ambulan & Bakar Kios di Tembagapura West Papua
Stalls (Kios) Burning Down by West Papua National Liberation Army because suspected the stalls is a place to discuss and hide the Indonesian Intelligence and security apparatus

Kurir Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat TPNPB-OPM dari tembagapura melaporkan kepada Juru Bicara TPNPB Tuan Sebby Sambom bahwa, penembakan Mobil Ambulan dan bakar kios di tembagapura West Papua telah dilakukan karena anggota Brimob ada dalam mobil Ambulan, dan juga kios yang kami bakar itu ada intelejen dan anggota TNI/Polri.



Hal ini dilaporkan lnagsung dari Tembagapura, West Papua kepada Juru Bicara TPNPB-OPM Tuan Sebby Sambom pada tanggal 6 November 2017 pukul 3 sore, guna sampaikan kepada public secara Internasional, Nasional dan local West Papua supaya public dapat mengetahuinya. 

Berikut laporan Langsung  yang telah dikirim kepada Juru Bicara TPNPB-OPM:


Tuan, Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat telah lakukan Penembakan mobil Ambulan PT. Freeport Indonesia waktu itu, karena dengan alasan anggota Brimob naik turun menggunakan mobil ambula tersebut.

Oleh karena itu, kami sampaikan kepada semua pekerja medis di Tembagapura agar mobil Ambulan jangan dipakai oleh Brimob atau anggota TNI/Polri. Sebab jika kami lihat mobil Ambulan digunakan oleh Militer dan Polisi Indonesia, maka apapun alasannya kami akan tembak.

Dengan demikian, maka kami Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat menyampaikan permohonana maaf kepada SOS Internasional, Palang Merah Internasional dan juga para pekerja media di Tembagapura West Papua.

Dengan pengalaman ini, maka kami sampaikan kepada semua pekerja kesehatan dan juga kepada Manjemen Perusahaan PT. Freeport Indonesia bahwa jangan berikan kendaran milik Perusahaan kepada anggota TNI/POLRI yang ada di Tembagapura West Papua.
Kami juga himbau kepada manajemen PT. Freeport Indonesia agar segera berhenti fasilitasi kendaraan kepada anggota TNI/POLRI yang beroperasi di Tembagapura West Papua.
Sebab jika kendaraan perusahaan digunakan oleh Militer dan Polisi Indonesia, maka tidak segan-segan kami akan lakukan penembakan terhadap bus atau pun mobil milik Perusahaan Freeport di Tembagapura, West Papua.

Bahkan kami akan serang gedung-gedung milik perusahaan di Tembagapura, jika perusahaan fasilitasi militer dan polisi Indonesia.
Dan penembakan mobil Ambulan di tembagapura, West Papua ini merupakan peluru nasar, karena tujuan penembakan adalah Brimob yang ada dalam mobil ambulan tersebut.
Tuan mohon maaf lambat info untuk perambasan kios-kios itu. Kios-kios di tembagapura yang kami telah bakar itu karnea dengan alasan bawah kios-kios itu merupakan tempat bersempunyian Intel-intel Indonesia.

Hal ini kami dapat informasi dari Papua Intelegen Service (PIS) bahwa ada intel-intel khusus Indonesia yang bemain di kios-kios itu,  sehingga kami lakukan pemeriksaan semua kios.

 Dan barang barang yang  kami telah ambil itu hari ini tanggal 6 November 2017 pukul 5:30 sore waktu Papua Barat, kami sudah kembalikan semua barang-barang milik masyarakat sivil berupa emas dan uang sudah kmbalikan komandan.

Laporan ini merupakan klarifikasi atas pemberitaan berita miring dengan propaganda murahan oleh media-media intelejen Indonesia yang penuh provokatif dan memojokan Tentara Pemebbasan Nasional Papua Barat.

Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB-OPM) juga melaporkan bahwa mereka terkena tembakan ringan, oleh peluru musuh Kolonial Indonesia.

Berikut laporannya:

Komandan, kamarin ada terkena tembakan luka ringan, satu anggota TPNPB-OPM kena kaki kanan oleh Polisi dan Militer Indonesia. Hal ini terjadi saat kami serang Kantor Polisi di Tembagapura, West Papua sore kemarin tanggal 5 November 2017.

Perlu ketahui oleh semua pihak bahwa semua Pimpinan dan semua anggota Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB-OPM) adalah  West Papuans Human Rights Defenders, dan kami bukan Teroris atau pun kami bukan kriminal. We are West Papuans Freedom Fighters!
Kami telah dan sedang berjuang untuk HAk-Hak bangsa Papua Barat, termasuk Hak Politik Bangsa Papua Barat untuk menentukan Nasib sendiri dan bebas dari penjajahn oleh bangsa Kolonial Republik Indonesia.

Hak ini dijami oleh Hukum HAM Internasional, oleh karena itu tidak ada alas an untuk membatasi hak kemerdekaan Bangsa Papua.

Demikian, laporan ini kami buat dengan benar dan bertanggung jawab.

Translated, edited and published by,

Sebby Sambom
Juru Bicara TPNPB
West Papuans Human Rights Defender

Link: TPNPB-OPM Statement on Ambulance Car Shooted & Burning Stalls in Tembagapura West Papua
Kalau suka, tolong klik "like/suka" di bawah ini:

Related : Pernyataan Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat atas Penembakan Kios dan Ambulance di Tembagapura

Kunjungi dan follow juga link dibawah ini: